BLITAR – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir meresmikan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar, Jawa Timur, Sabtu (29/10/2016). Acara berlangsung di Pendapa Ronggo Hadi Negoro Kabupaten Blitar.

Muhammad Nasir hadir didampingi Wakil Ketua Umum PBNU, M. Maksum Machfudz. Hadir pula dalam agenda ini Bupati Blitar Rijanto, Rektor UNU Blitar, Rektor UIN, Rektor Unisba Blitar serta tokoh dan kader NU Kabupaten Blitar.

Dalam sambutannya Menristek Dikti mengatakan peresmian UNU Blitar ini sangatlah istimewa karena dilaksanakan di pendapa. Sinergitas antara Pemda dan perguruan tinggi seperti ini jarang terjadi. Ia berharap hal seperti ini bisa terus berlanjut, perguruan tinggi utamanya UNU mampu berjalan beriringan dengan pemerintah, agar kualitas pendidikan tinggi bisa menjadi semakin baik.

“Perguruan tinggi jangan hanya mencetak lulusan yang berkualitas, tapi harus bisa mencetak lulusan yang bisa menciptakan lapangan kerja. Kuncinya harus ada strategi kerjasama perguruan tinggi dengan pemerintah. Jangan sampai ada lulusan perguruan tinggi di daerah yang ditolak kerja hanya karena kampusnya dinilai berkualitas jelek, ” ungkapnya.

Masih kata Nasir, kedepan ia ingin perguruan tinggi terbaik berada di daerah. Potensi menuju kesana sebenarnya sudah ada dengan sudah banyak muncul dosen daerah yang berkualitas.

“Di Blitar ini belum banyak ada perguruan tinggi, semoga kedepan UNU ini bisa menjadi rujukan, UNU Blitar harus bisa mencerdaskan masyarakat di daerah khususnya orang Blitar,” tandas Muhammad Nasir.

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto mengakui bila pendidikan di Kabupaten Blitar itu masih jauh tertinggal dari daerah lain. Sebelumnya di Kabupaten Blitar sudah ada Unisba Blitar dan STIT Al Muslihun, hadirnya UNU ini sesuai dengan visi dan misi Bupati dalam membangun pendidikan.

“Semoga kehadiran UNU bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Blitar yang haus untuk maju,” kata Bupati Rijanto.(*)

Sumber: JatimTimes